Pages

Monolog diri

Bising salah. Diam pun salah.
Happy terlampau lagi la salah.
kerana mulut badan binasa.
Aku membawa diri bukan bermakna aku menyombong.
Bukan makna aku memulaukan di antara kita.
Tapi demi mencari keredaan ilahi.

Aku sudah biasa menyendiri sejak kecil.
Bermain boneka sendiri.
Pulang sendiri.
sehingga kini, masih menyendiri.
Bukan apa, aku bimbang ada yang terguris lagi dan salah erti.

Bersemuka sungguh manis.
Belakang di cemuh seakan duri.
Mereka tidak tahu apa makna tersurat.
tahu implikasi tapi masih terjerat dalam kanjah.


Semalam ku ukir senyuman,
hari ini manik jernih menitis.
Pendam yg terlalu lama.
sehinggakan membinasa diri.


Sakit itu kifarah,
Luar seakan sihat.
Dalaman perit rasanya.
Allah tidak akan uji manusia yang lemah.
Sebanyak mana dugaan dalam hidup
Aku perlu kuat.
aku tidak menyendiri.
Aku punya keluarga yang banyak menasihati,
Aku punya teman yang sejati,
dan
Aku punya ALLAH swt yg selalu diingati.





Anak kecil yang tidak mengerti apa-apa.
Namun
lebih tahu memahami berbanding teman mengapi.
Cukuplah Allah sebaik pelindung dan penolong kami.

hasbunallah wa ni’mal wakiil









5 comments:

Nur Azieda said...

Entry yg menarik.

normala_ali said...

thumbs up dear.. :)

diyanahnordin said...

sangat bermakna teman ;')

Anonymous said...

Beneficial material, Thank you!

Also visit my website - MCM 通販

Anonymous said...

Beneficial material, Thank you!

Have a look at my web-site - MCM 通販
My web site > MCM 通販